Berikut contoh lembar panduan guru SMP untuk menilai dan mengembangkan fungsi eksekutif (EF) siswa yang cenderung sulit diatur, sering terlambat, atau tidak disiplin.
Format ini bisa langsung dipakai oleh wali kelas, guru BK, atau guru mata pelajaran.
๐งญ LEMBAR PANDUAN GURU SMP
Screening & Penguatan Executive Function (EF) Siswa
| Aspek EF | Indikator Perilaku di Kelas | Contoh Perilaku yang Muncul | Strategi Penguatan / Treatment di Sekolah | Catatan Guru / Perkembangan |
|---|---|---|---|---|
| 1. Inhibisi (Pengendalian Diri) | Mampu menahan dorongan impulsif, mengikuti aturan kelas | - Sering keluar kelas tanpa izin - Menyela guru - Marah atau membantah spontan | ๐น Latihan pause–think–act: sebelum keluar kelas harus menulis alasan di kartu izin kecil ๐น Latihan mindfulness 2 menit di awal pelajaran (menarik napas, fokus) ๐น Guru memberi peran kecil seperti “penjaga alat kelas” agar siswa belajar tanggung jawab | |
| 2. Memori Kerja (Working Memory) | Mampu mengingat dan mengikuti instruksi dua–tiga langkah | - Lupa membawa buku/tugas - Tidak ingat aturan kelas - Harus terus diingatkan | ๐น Gunakan checklist tugas harian di meja siswa ๐น Instruksi tertulis dan visual (di papan) ๐น Latihan mengulang perintah guru secara lisan (“apa langkah pertama?”) | |
| 3. Fleksibilitas Kognitif | Dapat menyesuaikan diri saat rencana berubah atau ada aturan baru | - Mengeluh saat kegiatan berubah - Tidak mau mencoba cara baru belajar | ๐น Latihan brain games yang menuntut berpindah strategi (mis. teka-teki, game logika) ๐น Guru memberi penghargaan untuk sikap adaptif (“bagus kamu mau coba cara lain!”) | |
| 4. Perencanaan & Organisasi | Mampu membuat dan mengikuti rencana kerja sederhana | - Sering kesiangan - Tidak rapi menata perlengkapan - Tidak menyelesaikan tugas tepat waktu | ๐น Bimbing siswa membuat planner mingguan: kapan tidur, bangun, belajar ๐น Evaluasi tiap Jumat: “apa yang berhasil minggu ini?” ๐น Jadikan target kecil yang realistis (“datang tepat waktu 3 hari minggu ini”) | |
| 5. Manajemen Waktu | Mengatur waktu dan prioritas kegiatan | - Tugas dikerjakan di menit terakhir - Tidak punya sense waktu | ๐น Gunakan alarm di HP (diset oleh guru BK/orang tua) ๐น Latihan “berapa lama aku butuh menyelesaikan tugas ini?” ๐น Gunakan jam dinding besar di kelas dengan zona warna (waktu kerja, refleksi, istirahat) | |
| 6. Self-Monitoring (Pemantauan Diri) | Mampu menilai perilakunya sendiri dan memperbaiki | - Tidak sadar melanggar aturan - Tidak peduli hasil kerja | ๐น Refleksi diri harian 3 menit: “Apa yang kulakukan baik hari ini?” ๐น Gunakan emotion chart (☀️ tenang, ๐ง️ gelisah, ⛈️ marah) sebelum belajar ๐น Guru memberi feedback positif & spesifik (“Kamu sudah lebih tenang hari ini, bagus!”) | |
| 7. Regulasi Emosi | Mengelola emosi saat frustrasi atau dikoreksi | - Cepat tersinggung - Enggan menerima kritik | ๐น Latihan “menamai perasaan”: guru bantu siswa mengenali emosi (“Sekarang kamu merasa jengkel ya?”) ๐น Ajarkan strategi cool-down corner di kelas: ambil napas, hitung 10, baru bicara | |
| 8. Goal-Directed Behavior (Berorientasi Tujuan) | Memiliki tujuan dan berusaha mencapainya secara konsisten | - Tidak punya motivasi belajar - Menyerah mudah | ๐น Buat goal card: tuliskan tujuan mingguan (“Aku ingin tidak keluar kelas minggu ini”) ๐น Guru bantu meninjau dan beri umpan balik tiap akhir minggu |
๐ Cara Penggunaan di Sekolah
-
Pilih 2–3 siswa target dengan perilaku tidak disiplin atau sulit diatur.
-
Amati perilaku mereka selama 2 minggu menggunakan kolom “Indikator” dan “Perilaku”.
-
Terapkan strategi penguatan EF sesuai aspek yang lemah.
-
Tulis hasil atau perubahan di kolom “Catatan Guru”.
-
Lakukan refleksi mingguan dengan siswa (5 menit per anak).
๐ก Tips Tambahan
-
Gunakan bahasa positif: “Mari kita latih supaya kamu bisa datang tepat waktu” (bukan: “Kamu malas datang pagi”).
-
Konsisten dan bertahap: EF tidak tumbuh cepat; butuh latihan terus-menerus.
-
Libatkan orang tua dengan jurnal komunikasi sederhana agar rutinitas di rumah selaras.
Komentar